Pesantren Assalafiyah terletak di desa
Mlangi, Kelurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Slemana, Yogyakarta.
Dirintis sejak juni 1936 oleh Kyai Masduki yang lahir di Bantul tahun 1901 dan
pernah menimba ilmu antara lain di pesantren Tremas, Pacitan. Pondok ini
mencatat kemajuan berkat putra Kyai Masduki yang bernama Suja'i, alumni
pesantren Krapyak, Lasem, dan Tegalrejo. Ia menerima kepemimpinan pesantren
sesudah ayahnya mengundurkan diri karena usia lanjut. Selama mengasuh pesantren
ini, Kyai Suja'i mengambil langkah pembenahan ke dalam, antara lain penertiban
administrasi pesantren, mendirikan organisasi pesantren dengan sejumlah staf
yang memiliki tugas masing-masing, serta pembenahan kurikulum.
Pondok
pesantren Assalafiyyah dalam melaksanakan tugas moralnya mengalami kondisi yang
serba sulit sehingga amanat suci yang diemban sedikit terabaikan. Dengan segala
keterbatasannya pondok ini selalu berusaha mengadakan rekanstruksi di berbagai
bidang dalam rangka penyesuaian kemajuan zaman. Bidang-bidang krusial dan
mendasar selalu berusaha ditingkatkan, baik dalam sistem kerja maupun
kinerjanya. Semua program selalu mengalami dinamisasi dengan disertai berbagai
kekurangan sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya. Hal ini adalah
wajar, sebagai lembaga non formal yang tidak terikat dan tergantung dari pihak
manapun sesuai dengan azaz kemandirian yang diterapkan di pondok ini. Roda
perjalanan ini akan lebih lancar apabila kendala-kendala yang dialami dapat
terselesaikan dengan tuntas.
Forum
komunikasi antara wali santri dengan lembaga/institusi pesantren ini juga
dibutuhkan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang mendesak untuk segera
diselesaikan baik yang berkaitan dengan masalah kependidikan maupun sarana dan
pra sarananya. Segala masukan yang diharapkan muncul dalam forum ini adalah
kontribusi yang sangat berharga demi suksesnya tujuan pendidikan di pondok
pasantren Assalafiyyah. Untuk mencetak generasi yang mandiri dan selalu siap
menghadapi segala tantangan zaman tentunya membutuhkan kondisi yang kondusif
dalam belajar serta didukung oleh sarana dan pra sarana yang memadai disamping
sumber daya yang ada dapat dipergunakan secara optimal.
Berbagai
langkah telah ditempuh dalam rangka penyelenggaraan pengadaan sarana dan
prasarana pendidikan baik berupa kegiatan-kegiatan riil maupun materiil. Dan
akhirnya tiada pantas terucap kecuali bersyukur kepada Allah swt. bahwa amanat
yang secara khusus tercantum dalam program dapat terlaksana dengan baik
meskipun mengalami berbagai kendala.Pada sisi lain amanat yang diberikan selain
merupakan tugas yang harus dijalankan, sesungguhnya di dalamnya terintegrasi
muatan moral untuk berkhidmah secara lebih nyata terhadap Pondok Pasantren
Assalafiyyah yang di dalamnya para santri belajar ilmu-ilmu warisan salafus
sholih dan keberagamaan. Di luar jam pengajian rutin, sebagian santri terlibat
dalam beberapa kegiatan latihan ketrampilan. Antara lain pertanian, perikanan
dan pertukangan yang meliputi jahit menjahit, merajut serta dekorasi. Untuk
pertanian, pesantren telah memiliki sawah latihan seluas 360 m2. Sedang untuk
perikanan digunakan dua buah kolam tempat membudidayaka ikan
gurame, tawes, dan ikan mas.
Secara
keseluruhan komplek pesantren ini menempati areal seluas 1000 m2 dengan
beberapa fasilitas fisik, antara lain sebuah mushola, kantor, rumah kyai yang merangkap
perpustakaa, 4 buah ruang belajar, 1 buah asrama santri, sebuah ruang untuk
praktek ketrampilan, warung, MCK, dan kolam pemandian umum.
Potret
kerja selama ini telah dilakukan semata-mata merupakan keyakinan untuk
membesarkan dan mensyi'arkan ilmu-ilmu Allah yang terkemas di pesantren ini.
1.Peningkatan kemapuan sumber daya
manusia ( santri ) berdasarkan nilai-nilai Islami Ahlussunnah Wal Jama'ah yang
memiliki wawasan kebangsaan dan keagamaan dalam hidup bermasyarakat.
2.Pengembangan orientasi leadership yang
memiliki kemampuan dalam ilmil 'ulama', hikmatil hukama', dan siyasatil muluk.
3.Menumbuhkembangkan keteladanan dan
kepeloporan sebagai generasi penerus yang diharapkan dapat memikul tanggung
jawab dalam mencapai masyarakat yang madani dan demokratis serta mandiri, kritis,
dialogis serta memiliki ketinggian moralitas, intelektualitas, dan
spiritualitas.
Dalam sistem pengajarannya, dibagi ke dalam
tiga kelompok dengan kitab pegangan yang berlainan, kelompok Ibtidaiyah antara
lain menggunakan kitab Jurumiyah, Aqidatul
Awam, Hidayatu Shibyan, Washoya, Durratul Bahiyyah, dan Al-Qur'an. Tsanawiyah menggunakan kitab Imriti, Sharaf Amtsilah, Qawaidful I'rab, Taqrib, Aqidatul
Islamiyah, Jawahirul Kalamiyah, dan Ta'lim Muta'alim. Aliyah
awal mempelajari kitab Alfiyah (awal),
Fathul Mu'in (Awal), Fathul Wahab (Awal), dan Durotun Nasihin.Sedangkan
Aliyah Tsnai, Fathul
Muin (Tsani), Alfiyah (Tsani), Ibnu Aqil Syarah Alfiyah, Shahih Bukhori,
Mahalli, Tafsir Jalalain dan Ihya Ulumiddin.
Program Tahfidzul
Qur'an Pondok As-Salafiyyah
Khusus pondok putri, juga diadakan program Tahfidzul Qur'an yang kedudukannya sama dengan Thobaqoh Ulya (Pasca Semester). Akan tetapi program ini bukan atau belum masuk program kerja Majelis Qoriin, masih dipegang dan dikendalikan oleh Ibu Nyai Dafinatul 'Ulum Al-Khafidzoh (Putri Bapak Kyai), yang juga alumni dari Pondok Pesantren Pandanaran Yogyakarta (Pengasuh Mbah KH. Mufid Mas'ud). Setiap dua tahun sekali diadakan acara wisuda tahfid bersamaan dengan acara pengajian akbar akhir tahun (biasanya dilakukan pada siang harinya). Hingga tahun 2009 sudah dilaksanakan wisuda tahfidz sebanyak 7 angkatan.
Khusus pondok putri, juga diadakan program Tahfidzul Qur'an yang kedudukannya sama dengan Thobaqoh Ulya (Pasca Semester). Akan tetapi program ini bukan atau belum masuk program kerja Majelis Qoriin, masih dipegang dan dikendalikan oleh Ibu Nyai Dafinatul 'Ulum Al-Khafidzoh (Putri Bapak Kyai), yang juga alumni dari Pondok Pesantren Pandanaran Yogyakarta (Pengasuh Mbah KH. Mufid Mas'ud). Setiap dua tahun sekali diadakan acara wisuda tahfid bersamaan dengan acara pengajian akbar akhir tahun (biasanya dilakukan pada siang harinya). Hingga tahun 2009 sudah dilaksanakan wisuda tahfidz sebanyak 7 angkatan.
STRUKTUR
ORGANISASI PONDOK ASSALAFIYYAH
Pondok
As-Salafiyyah adalah pondok yang dimiliki oleh person, jadi bukan berupa
Yayasan sebagaimana umumnya pondok pesantren yang lain. Di sini ada tiga unsur
utama yang menangani dan mengatur pondok As-Salafiyyah, yaitu Ndalem, Majelis
Qoriin dan Dewan Pengurus.
NDALEM
Adalah
yang mempunyai otoritas tertinggi disamping Rapat Gabungan Pondok, yang mana
merupakan pemilik dan penanggung-jawab pondok serta yang mengarahkan gerak dan
langkah Qoriin dan Pengurus. Ndalem mempunyai tiga unsur utama sebuah pondok
pesantren yakni Pengasuh, Pimpinan dan Penasehat.
DEWAN PENGURUS
Putra
dan Putri. Adalah lembaga hidmah yang membantu Ndalem menangani bidang
administratif pendidikan dan juga bidang yang bersangkut paut dengan keberadaan
dan kemaslahatan pondok secara administratif. Lewat bidang KPM (Kesantrian dan
Pengabdian Masyarakat), Dewan Pengurus membawahi KORDASiS, disamping
kepengurusan kamar. Dewan ini (lewat bidang ekstrakurikuler) juga membawahi dan
membina Organisasi Santri As-Salafiyyah (OSA), LEKSAH dan LP3A.
Kompetensi
Lulusan Pondok As-Salafiyyah
1.
Profesi Lulusan :
Pendidik agama islam yang al 'alim al
faqih.
2.
Profesi Lulusan alternatif :
Pelayan masyarakat dalam bidang
keagamaan (islam).
3.
Kompetensi lulusan :
1. Mengerti dan memahami bidang- bidang
ilmu agama. 2. Memelihara dan memberi latihan tentang akhlaq dan kecerdasan
pikiran. 3. Memiliki moralitas dan spiritualitas yang tinggi.
4.
Indikator kompetensi :
1. Mampu membaca,memahami dan
menyampaikan isi kandungan dari literatur islam. 2. Tawadhu',sopan,ramah dan
dermawan.
5.
Proses Integrasi, kompetensi dalam mata pelajaran :
1.Ilmu Fiqh 5. Ilmu hadis 2.Ilmu Alat 6.
Tarikh 3.Ilmu Akhlq 7. Ilmu Tauhid 4.Ilmu Qur'an 8.Metodologi Pend.
6.
Mata Pelajaran Kompetensi Utama :
1.Ilmu Alat 2.Ilmu fiqh 3.Akhlaq 4.
Metodologi Pendidikan
Perkembangan
Bangunan
fisik Assalafiyah masih belum sempurna, kamar-kamar yang masih minim dan belum
adanya ruang kelas resmi yang digunakan sebagai tempat formal pengajian. Namun
fasilitas standar untuk hidup dengan sehat dan baik cukup terpenuhi, dibuktikan
dari adanya WC, tempat / kolam pemandian, rental komputer, tempat parkir dan
ruang dapur bagi para pecinta masakannya sendiri, lapangan volley dan tennis
meja, yang cukup memadai.
Tahun 2009 adalah sejarah baru bagi Assalafiyyah, pembagunan gedung sebelah utara untuk santri putra telah dianggap cukup enak ditiduri, sehingga 5 kamar baru di tingkat dua siap dimanfaatkan. Tepat setelah akhiris sanah 1430 H, santri putra mengadakan boyongan kamar.
Tahun 2009 adalah sejarah baru bagi Assalafiyyah, pembagunan gedung sebelah utara untuk santri putra telah dianggap cukup enak ditiduri, sehingga 5 kamar baru di tingkat dua siap dimanfaatkan. Tepat setelah akhiris sanah 1430 H, santri putra mengadakan boyongan kamar.
Kurikulum
1. Jenjang pengajian dibagi tiga :
a.Thobaqoh Ula (Pra Semester) : 3 tahun
b. Thobaqoh Wustho (Semester) : 3 tahun
c. Thobaqoh 'Ulya (Pasca Semester) : 3 tahun
b. Thobaqoh Wustho (Semester) : 3 tahun
c. Thobaqoh 'Ulya (Pasca Semester) : 3 tahun
2. Santri dapat mengampil jenjang dan semester manapun setelah melalui test masuk dan atau Ujian Lompatan.
3. Jenjang Pra Semester mengikuti sistem paket (semua mata pengajian adalah mata pengajian pokok), sehingga apabila ada satu mata pengajian yang tidak lulus, maka santri yang bersangkutan tidak dapat mengambil satupun mata pengajian program di atasnya.
4. Pada jenjang Semester, santri dapat
mengambil mata pengajian manapun yang telah dipenuhi syarat-syarat
pengambilannya, setelah disetujui oleh Pembimbing Akademik.
5. Pada jenjang Semester, mata pengajian
Fiqih dan Alat merupakan mata pengajian pokok, selain itu adalah non-pokok
6. Meskipun menganut SKS (Sistem Kredit
Semester), pada jam-jam mengaji, santri tetap diwajibkan melakukan kegiatan
ta'allum, baik formal (mengikuti pengajian di kelas) maupun personal dengan
dibimbing Qori'in.
7. Satu sks (satuan kredit semester,
dengan huruf kecil) berarti dalam satu minggu belajar di kelas (tatap muka
dengan guru) selama 3 jam dan di luar kelas 3 jam.
8. Jenjang Pasca Semester hanya bisa
diambil setelah semua mata pengajian pada jenjang Semester dinyatakan lulus.
Kontak
Pondok
Pesantren Assalafiyyah Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman
Pendiri
: KH. Masduqi
Pemimpin
: KH. Suja'i Masduqi
Alamat
: Mlangi, Nogotirto, Gamping, Slema, Yogyakarta, 55292
Telepon
: (0274)7435330
==============================================================
Misalnya jika anda ingin mencari mitra percetakan, kalender, ID card, atau buku tahunan,
maka anda perlu mencari mitra yang memang sudah berpengalaman tentang hal tersebut.
Sudah sejak 2010
Percetakan Transmedia Syariah telah dipercaya
menjadi mitra cetak lintas nusantara
Sudah banyak mitra kami yang berada diberbagai daerah,
Ingin cetak Kalender, Majalah, buku tahunan hard cover, soft cover ?
pengerjaan relatif cepat hanya 7-10 hari kerja?
mencari harga murah kualitas bersaing?
Percayakan ahlinya.
Bagi Anda yang ingn kerjasama ,
simpan kontak kami :
SMS/WA : 085729830354
BBM : 7CD1B4C0
INSTAGRAM : spesialis_cetak_buku_tahunan
(jika bisa kerja cerdas, kenapa pilih kerja keras?)
-----------------------------------------------------------------
Tekan like :
https://www.facebook.com/sahla.luthfiyah
Join group inspiratif:
https://web.facebook.com/groups/421640767949085/
Blog:
http://spesialisbukutahunan.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar